Press "Enter" to skip to content

Tips Ternak Ayam Lokal versi bandarsabung.net

Sabung Ayam Online – Memelihara dan berternak Ayam Lokal saat ini sedang menjadi hobi yang hangat serta banyak dilakukan di masyarakat. Salah satu jenis Ayam Lokal ras Petarung yang cukup populer menjadi hewan peliharaan maupun hewan peternak adalah Ayam Aduan.

bandarsabung.net kali ini akan memberikan bahasan mengenai beberapa Tips Ternak Ayam Lokal yang dapat dipelajari baik terutama bagi para pemula yang dijelaskan dalam uraian di bawah ini.

1. Siapkan sangkar dan sarana penunjang lain

Langkah pertama yang perlu disiapkan oleh mereka yang ingin berternak ayam lokal adalah dengan mempersiapkan sangkar maupun sarana penunjang terlebih dahulu.

Pilihlah sangkar dalam bentuk box khusus untuk berternak terutama yang bagian tengahnya memiliki penyekat agar proses perjodohan mudah untuk dilakukan, khusus untuk pejantannya gunakan sangkar gantung di tempat yang tenang dan nyaman. Selain itu, Isi makanan ayam lokal di dalam sangkar dalam jumlah yang cukup. Sebelum dijodohkan, perhatikan cara memelihara ayam lokal yang baik agar proses perjodohan maupun perkawinan dapat berlangsung dengan baik serta lebih mudah.

2. Kenali jenis kelamin ayam lokal

Tips ternak ayam lokal selanjutnya adalah memperhatikan dan membedakan jenis kelamin dari ayam yang dimiliki agar tidak salah dalam menjodohkan. ayam jantan memiliki suara yang nyaring dengan tubuh cenderung ramping memanjang dan leher yang lebih panjang, serta bentuk duburnya menonjol tegak lurus.

Sedangkan betina memiliki bentuk body yang cenderung bulat, leher lebih pendek, suara tidak nyaring dan terkadang putus putus, serta bagian dubur yang tidak menonjol. Mengetahui jenis kelamin ayam lokal dapat diketahui pada saat melakukan cara menjinakkan ayam lokal yang benar.

3.Pahami usia dan kesiapan ayam lokal

Setiap ayam tentu memiliki usia optimal untuk dapat dijodohkan. Sebagai peternak maka mengetahui usia dan kesiapan ayam lokalnya menjadi suatu hal yang penting. ayam betina siap diternak pada usia 6 bulan dan jantan di usia 8 bulan. Kesiapan ternak juga ditentukan dari adanya kondisi birahi pada masing masing ayam lokal baik jantan maupun betina.

4.Jodohkan dengan benar

Setelah proses sebelumnya dapat dilakukan dengan benar maka langkah selanjutnya adalah proses perjodohan. Posisikan ayam jantan maupun kenari betina dengan sangkar berbeda yang saling berdekatan atau dapat menggunakan satu sangkar yang memiliki penyekat dalam hingga tanda berjodohnya kedua ayam tersebut terlihat

5. Lakukan proses perkawinan

Setelah ayam lokal berjodoh maka langkah terpenting dari proses ternak ayam lokal ini adalah proses perkawinan. Perkawinan diawali dengan menyatukan kedua kenari kedalam satu sangkar. Perhatikan bahwa yang harus dipindah dari sangkarnya adalah ayam jantan dan jangan sampai terbalik.

Penyatuan ayam lokal paling efektif dilakukan sore hari dan jika proses kawin tidak kunjung terjadi maka pisahkan kembali setelah bersama selama semalaman, lakukan proses ini terus hingga ayam betina sudah siap bertelur. Jika proses kawin sudah terjadi maka pisahkan ayam jantan dari ayam betina dan siapkan serat nanas didalam sangkar box.

5. Perhatikan proses pengeramannya

Setelah ayam betina bertelur maka biarkan bersama dengan ayam jantan. Hal ini dikarenakan ayam jantan akan senantiasa meloloh makanan sehingga kenari betina tidak akan sering keluar sarang.

Karena ayam betina tidak sering keluar sarang maka proses pengeraman akan berlangsung lebih baik serta maksimal. Selama proses pengeraman, perhatikan makanan dan kebersihan sarang serta jangan jemur kenari lagi. Menyediakan makanan yang cukup di dalam sangkar sangat perlu dilakukan terutama sebagai salah satu cara merawat ayam di musim hujan.

6. Penetasan dan panen

Setelah kurang lebih 14 hari masa pengeraman maka telur telur ayam lokal tersebut akan mulai menetas. Perhatikan makanan yang terdapat di dalam sarang dan sesekali tambahkan telur puyuh rebus. Setelah berumur 1 minggu, tambahkan jenis makanan lain seperti sayuran maupun buah apel untuk menunjang pertumbuhan anakan ayam lokal yang lebih baik.

Anakan ayam siap untuk dipanen ketika berumur 25 hari karena sudah mampu makan sendiri. Setelah anakan ayam siap panen maka pisahkan kedua indukan kenari dan mandikan keduanya untuk membersihkan kutu serta kotoran yang ada. Pembersihan kutu setelah proses perkawinan juga merupakan salah satu cara memelihara ayam lokal yang baik.

Itulah beberapa Tips ternak ayam lokal yang sederhana namun dapat membantu agar proses ternak dapat berhasil. Jika cara tersebut kurang cocok atau tidak sesuai dengan kondisi ayam lokal yang dimiliki maka cobalah untuk melakukan cara modifikasi sendiri. Sama halnya dengan melakukan ternak pada unggas lainnya, ketekunan dan kesabaran merupakan kunci kesuksesan dalam menghasilkan anakan yang baik. salam bandarsabung.net

Be First to Comment

Leave a Reply

Copyright Bandar Bola BANDAR303 2018 - All Right Reserved . Bandarsabung menyajikan tips, trik dan informasi terkait dengan Sabung Ayam Online.